Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Minsel Minta KPU Serius Perbaiki Data Pemilih Bermasalah

dok.kegiatan

Amurang Timur- Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Minahasa Selatan (Bawaslu Minsel) mengingatkan KPU Minahasa Selatan untuk meninjau secara serius data pemilih anomali dan  pemilih yang terdata di luar negeri, sebelum melaksanakan rapat pleno Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB). Menurut Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Humas (HP2H), Alfred T. Franny Senkgey, hasil pengawasan coklit yang dilakukan beberapa hari lalu menunjukkan adanya sejumlah data Pemilih yang tidak memiliki kesesuaian saat dilakukan coklit terbatas oleh KPU Minahasas Selatan. Bawaslu menekankan agar data-data tersebut mendapat perhatian khusus agar daftar pemilih nantinya benar-benar valid dan terpercaya.

Alfred T. Franny Senkgey menyampaikan bahwa koordinasi telah dilakukan dengan KPU Minahasa Selatan sebagai langkah antisipatif. “Kami ingin memastikan bahwa setiap pemilih yang tidak memenuhi syarat — entah karena keanehan data, pindah domisili, atau status luar negeri — tidak ikut masuk dalam daftar tetap,” ujarnya. Upaya ini penting agar hak pilih warga yang sah terlindungi, sekaligus mencegah potensi persoalan saat pemilu berjalan nanti.

dalam Pelno PDPB mendatang Diharapkan daftar pemilih akan lebih bersih dari data invalid dan siap dipublikasikan secara akurat. Meski begitu, Bawaslu mengingatkan bahwa pengawasan tidak boleh berhenti pada tahap ini — data harus terus dicek dan diperbaharui agar kualitas demokrasi di Minahasa Selatan tetap terjaga. (Humas)*