Bawaslu Minsel Harap Lulusan P2P Jadi Garda Depan Pengawasan Partisipatif Pemilu
humas | Kamis, Desember 4, 2025 - 09:07
Amurang Timur-Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Minahasa Selatan menyampaikan harapan besar kepada 40 peserta Program Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) yang telah resmi dinyatakan lulus dan menerima sertifikat kelulusan. Kegiatan ini diikuti oleh peserta dari berbagai latar belakang di wilayah Minahasa Selatan dengan tujuan mencetak relawan pengawas pemilu yang siap berperan aktif di tengah masyarakat. Kelulusan ini menandai berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan pembekalan yang telah diikuti peserta dengan penuh semangat dan tanggung jawab.
Program P2P ini dilaksanakan oleh Bawaslu RI sebagai bagian dari upaya memperkuat pengawasan pemilu berbasis masyarakat di setiap daerah. Selama kegiatan berlangsung, peserta dibekali materi seputar kepemiluan, potensi pelanggaran, serta peran strategis pengawasan partisipatif. Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas (HP2H) Bawaslu Minahasa Selatan, Alfred T. Franny Sengkey, menyampaikan bahwa program ini menjadi ruang penting untuk membangun kesadaran publik. “Kami berharap para lulusan P2P ini tidak hanya memahami aturan, tetapi juga berani terlibat aktif dalam mencegah pelanggaran di lingkungan masing-masing,” ujarnya.
Lebih lanjut, Bawaslu Minahasa Selatan berharap 40 lulusan P2P ini dapat menjadi mitra strategis dalam menciptakan pemilu yang jujur, adil, dan bermartabat. Para peserta diharapkan mampu menyebarkan informasi yang benar, menangkal hoaks, serta mendorong partisipasi masyarakat dalam pengawasan pemilu. Dengan peran aktif lulusan P2P, Bawaslu optimistis kualitas demokrasi di Minahasa Selatan akan semakin kuat dan dipercaya masyarakat. (Humas)*